Sudah menjadi kebiasaan kita orang Indonesia pada umumnya, kalau sudah menjelang bulan Ramadon dan Idul Fitri kita sebagai orang yang sudah punya anak dan orang tua lengkap di kampung pasti akan senantiasa mengunjungi walaupun untuk menuju kampung halaman
tidak mudah mendapatkan perjalanan yang nyaman (dalam arti dari persiapan pulang sampai di perjalanan). Banyak juga sih alternatif dari segi transportasi :
1. Yang naik motor persiapan ngga terlalu ambil pusing, klo sudah H-4 sampai H-1 langsung persiapan motor, starter langsung bisa jalan menuju kampung, tetapi klo dah menjelang H-2 dan H-1 perjalanan yang biasa cuma 10 s/d 12 jam bisa jadi 30 jam baru sampai rumah.
2. Kalau yang naik kereta, satu bulan sebelumnya dah persiapan antri dulu di loket penjualan tiket kereta, pengalan pribadi tahun 2009 antri sampai 3 hari baru dapet tuh tiket itu baru untuk tiket pulang, belum lagi untuk balik ke Jakarta-nya, tetapi nyaman di perjalanan.
3. Sedangkan yang naik Bis / kereta ekonomi dan Kapal Laut, harus mau berdesak-desakan dari mulai beli tiket (malah ada yang sudah 2 hari 2 malem lom bisa naik bis, naik bis itu sendiri sepanjang perjalanan pun kadang masih desak-desakan.
4. Pengen sih naik pesawat berhubung jauh dari bandara diurungkan dulu niatnya, selain kalau untuk acara tahunan pasti harganya selangit.
Setelah beberapa pertimbangan diatas, seperti biasa pilihan jatuh di no.2 yaitu naik kereta, dan yang sudah-sudah kalau sudah deket waktunya istri selalu ngingetin dengan intonasi sedikit lebih tinggi dari biasanya.
Yah ternyata ada pesanan dari kakak ipar juga buat nyariin (semoga bisa berbagi kebahagiaan di hari yang indah nanti).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar